Wakil Ketua DPR RI dari PKS, Fahri Hamzah. [Suara.com/Welly Hidayat]
Pimpinan DPR menggelar rapat pimpinan untuk membahas surat-surat yang masuk. Salah satunya, adalah proses penggantian Fahri Hamzah dari jabatan Wakil Ketua DPR digantikan Ledia Hanifa. Rapat pimpinan ini dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB.
"Pada rapat pimpinan terdahulu kan sebetulnya mau dibahas. Tapi waktu itu surat dari Fraksi ke pimpinan DPR belum ada. Baru surat dari DPP, maka dari itu, waktu itu kesepakatan hasilr apat pimpinan meminta surat dari fraksinya. Nah katanya, hari ini sudah diterima," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di DPR, Senin (25/4/2016).
Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, rapat pimpinan hari ini tidak hanya membahas soal Fahri. Namun, tentang banyak isu yang akan dibahas. Di antaranya, pembahasan Undang-undangan yang sedang digodok, dan pelaksanaan paripurna.
Soal Fahri, menurut Agus pergantian pimpinan sama seperti pergantian alat kelengkapan dewan, yaitu kewenangannya ada di tangan Fraksi yang merupakan perpanjangan tangan partai.
"Suratnya sudah diterima, dan itu diproses dan antara lain ini rapim pertama kali dan memproses lebih lanjut dan melihat keadaan lebih lanjut, kan Fahri juga melaksanakan juga mengajukan ke pengadilan masalah pemecatan itu, sehingga jadi topik pembahasan," kata dia.
"Aturan yang paling baku, begitu dapat surat bahas dulu, hari ini baru akan bahas, sehuingga keputsan lebih lanjut, setelah rapaim. Apakah akan rapat dengan fraksi itu akan menunggu dulu, hari ini rapat pimpinan," tambah Politisi Demokrat ini.
Komentar
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Fahri Hamzah: Prabowo Satu-satunya Presiden Independen yang Tak Bisa 'Disetir'
-
Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan
-
Respons Pimpinan DPR Usai MK Larang Polisi Aktif di Jabatan Sipil, Apa Katanya?
-
Terima Keluhan Petani, Pimpinan DPR Janji Dorong Pemerintah Bentuk Badan Reforma Agraria
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali
-
Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini
-
Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang