Suara.com - Sore ini, kader Partai Demokrat Hasnaeni Moein datang ke Partai Kebangkitan Bangsa untuk menyerahkan formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Dia sekaligus menunjukkan hasil survei lembaga Emrus Corner. Dalam survei tersebut tingkat kesukaan masyarakat kepada Hasnaeni lebih tinggi dibandingkan kepada Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Ini pak hasil survei saya, berdasarkan hasil survei tingkat kesukaaan masyarakat terhadap Hasnaeni sebesar 90 persen dibanding Pak Ahok yang hanya 68 persen," ujar Hasnaeni di kantor DPW PKB DKI Jakarta, Jalan Murthado, Paseban, Jakarta Pusat.
Hasnaeni tak henti-hentinya bersyukur karena berdasarkan survei tersebut masyarakat menginginkannya.
"Alhamdulillah tingkat kesukaan masyarakat kepada saya tinggi," kata Hasnaeni.
Persyaratan administrasi yang diserahkan kepada PKB, antara lain surat pernyataan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, fotokopi ijazah terakhir S2, surat keterangan berkelakuan baik, surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan catatan kepolisian dan program visi misinya.
"Ini ijazah terakhir saya IPK S2 saya 3,69, alhamdulillah saya cumlaude," kata dia.
Hasnaeni juga bersyukur telah mendaftar ke sejumlah partai. Sebelumnya, antara lain dia telah mendaftar ke PDI Perjuangan.
"Alhamdulillah kemarin di PDI P saya yang balikin pertama dan kedua saya balikin formulir juga orang yang pertama yang ke PKB," ujar Hasnaeni.
Hasnaeni menegaskan sudah menyiapkan program-program yang menurutnya lebih jelas dan pro masyarakat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan