Suara.com - Seorang ayah menyiksa anak tirinya yang baru berusia 3 tahun hingga tewas. Afni Ariani, nama anak itu penuh luka di sekujur tubuhnya.
Pembunuh Afni adalah warga Kelurahan Malanu Kota Sorong, Papua. Afni tewas disiksa, Senin (2/5/2016).
Menurut Anny (34) salah seorang keluarga korban mengatakan keluarga menduga Afni sering mendapat kekerasan dari ayah tirinya yang berinisial IS. Ibu korban Mega (27) ketika dimintai keterangan tak kuasa berkomentar.
"Saya tidak bisa berkomentar karena saya sangat terpukul dengan peristiwa ini," ujarnya di RSUD Sorong.
Foto jenazah Afni yang diperlihatkan keluarganya kepada sejumlah wartawan di RSUD Sorong, Senin, terlihat tubuh korban penuh dengan luka aniaya.
Ayah tiri korban IS yang pada saat itu menemani jenazah korban di RSUD Sorong, langsung dijemput aparat kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Dodi Pratama saat dikonfirmasi mengatakan, Polres Sorong Kota masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat