Suara.com - Perwakilan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Obon Tabroni maju sebagai calon independen dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Bekasi periode 2017-2021.
"Saya mendapat dukungan dari serikat buruh yang ada di Kabupaten Bekasi. Antara lain Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Komite Politik Buruh Indonesia (KPBI), Federasi Pekerja Indo Semen Indonesia (FPISI Indo Semen), Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) serta masa primodial (non buruh)," kata Obon di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/5/2016).
Menurut dia, buruh siap "Go Politic" dan siap mendukung Obon untuk masuk dalam bursa pemilihan tersebut.
"Dukungan juga masuk dari masyarakat dan tokoh masyarakat setempat," katanya.
Obon mengatakan, untuk memenuhi syarat calon Pilkada salah satunya dengan mengisi formulir registrasi disertai foto copy KTP.
"Syarat itu dihitung dari 2,2 persen jumlah penduduk di Kabupaten Bekasi," katanya.
Saat ini sudah terkumpul 200 ribu formulir dukungan beserta KTP-nya dari masyarakat setempat. Ia menambahkan pihaknya juga ditawarkan bergabung dengam partai politik lain.
"Tapi kami tidak respon dan kami berucap terima kasih dengan tawaran tersebut," katanya.
Dalam persaingan di Pilkada 2017, akan disiapkan materi-materi guna mencapai kemenangan. Namun Obon belum mempunyai calon wakil bupati pendampingnya. Karena dalam penetapan tersebut dibutuhkan satu misi dan satu visi dengan tujuan yang sama.
Ia menjelaskan dana dalam kampanye nanti diambil dari penjualan pernak pernik seperti baju, topi, mug, dan lain sebagainya.
"Dana ini juga dikumpulkan sukarela dari rekan-rekan buruh lainnya secara sukarelan diambil dari uang gaji," kata obon. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat