Suara.com - Seorang pejabat pemerintah Mesir mengeluarkan pernyataan yang cukup unik, jika tak mau dikatakan lucu, terkait ISIS dan serial kartun anak-anak, Tom and Jerry. Menurut si pejabat, ISIS berkembang sedikit banyak lantaran pengaruh budaya kekerasan yang diperkenalkan oleh kartun buatan kartunis William Hanna dan Joseph Barbera tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Salah Abdel Sadek, Kepala Departemen Informasi Negara Mesir, dalam sebuah forum diskusi di Universitas Kairo, baru-baru ini. Menurut Sadek, adegan-adegan dalam Tom and Jerry membuat kekerasan menjadi sesuatu yang tidak sensitif, dan wajar saja dilakukan.
"Kartun anak-anak Tom and Jerry menggambarkan kekerasan dengan cara yang lucu dan seolah menyampaikan pesan 'ya, saya boleh memukulnya... dan saya bisa meledakkannya dengan bahan peledak'," terang Sadek.
"Hal itu tertanam dalam pikiran dan menjadikan ini sebagai sesuatu yang lumrah," sambungnya.
Pernyataan Sadek ini diamini oleh surat kabar swasta Mesir, Youm7. Mereka menyebut Tom and Jerry mendorong munculnya terorisme.
Menurut mereka, anak-anak yang menonton Tom and Jerry menjadi terbiasa dengan premis keadilan yang timpang, di mana si tikus, atau Jerry, selalu benar. Klaim mereka, Tom and Jerry memiliki sebuah 'agenda mengerikan' untuk menanamkan paham tersebut kepada anak-anak.
Bagaimana menurut Anda? (Metro/News.com.au)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial
-
Amnesty International Soroti Pernyataan Prabowo soal Pengamat, Ingatkan Bahaya Label Tidak Patriotik
-
Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan
-
Hamas Kirim Pesan ke Mojtaba Khamenei, Serukan Kemenangan atas Musuh-musuh Islam
-
Penumpang Terminal Jombor Naik 10 Persen Jelang Lebaran, Tiket Bus Sumatera Ludes
-
Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah
-
Dituduh Daily Mail Punya Rumah Mewah di London, Motjaba Khamenei Tinggal di Kontrakan
-
Di Tengah Hiruk Pikuk Pasar Senen, Hiburan Musik Jalanan Hibur Para Pemudik
-
Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret
-
Agar Pelaku Segera Tertangkap, TAUD Minta Polisi Lacak Sinyal di Lokasi Penyiraman Andrie Yunus