Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj mengatakan kekerasan seksual terhadap merupakan ancaman serius bagi Indonesia. Tak hanya kekerasan seksual terhadap anak, pemunculan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) juga jadi masalah. Begitu juga narkoba.
"LGBT, kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, narkoba merupakan ancaman serius bagi kita," ujar Said Aqil Siraj usai jumpa pers 'International Summit of The Moderate Islamic Leaders di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (9/5/2016).
Dia menyarankan hukuman mati untuk pelaku kekerasan seksual pada anak. NU pun siap diajak kerjasama untuk memerangi itu semua.
"Hukumannya adalah hukuman mati," ucapnya.
NU bisa mencegah perilaku 'brutal' pelaku kekerasan seksual dengan berdakwah. Jadi, kiyai NU akan menyebar untuk berdakwah.
"Kita akan menyebarkan dakwah," ungkapnya.
Pernyataan Aqil itu menyusul kasus kekerasan seksual pada anak sampai meninggal di Bengkulu. Korban meninggal bernama Yuyun yang baru berusia 14 tahun. Dia diperkosa berkali-kali oleh 14 lelaki. Tersangka pembunuhan sudah ditangkap, sebagian dari mereka anak-anak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen