Suara.com - Prosesi pemakaman terhadap jenazah anggota DPR dari Fraksi PPP Andi Muhammad Ghalib di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, selesai, Senin (9/5/2016) sekitar jam 17.00 WIB.
Mantan jaksa agung dimakamkan secara militer di blok Z. Prosesi penguburan jenazah disaksikan keluarga serta kolega.
Menurut pengamatan Suara.com, pejabat negara dan mantan pejabat negara yang turut mengantarkan almarhum, antara lain Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie, anggota Komisi I DPR Effendy Simbolon dan mantan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin.
"Negara juga sudah memberikan penghargaan kepada beliau dengan ditempatkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata," ujar Jimly.
Jimly menambahkan sosok Andi patut dicontoh sebagai pemimpin yang baik.
"Sosok beliau dapat dijadikan suri tauladan, beliau sebagai jaksa agung walaupun tidak lama, bisa menyukseskan reformasi hukum dan reformasi politik," kata Jimly.
"Saya juga pernah bekerja sama dengan beliau pada era B. J. Habibie pada tahun 1998,"Jimly menambahkan.
Di sekitar taman makam terlihat karangan bunga yang datang dari berbagai lembaga, di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Keluarga Besar Kementerian Luar Negeri.
Andi Ghalib menghembuskan nafas yang terakhir di Rumah Sakit Medistra, Pancoran, Jakarta Selatan, pagi tadi sekitar jam 06.00 WIB.
Semasa hidup, lelaki kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, itu pernah menjabat sejumlah posisi penting, antara lain duta besar Republik Indonesia untuk India.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto