Suara.com - Pebalap dari tim Pertamina Campos Racing, Sean Gelael dan Mitch Evans, lakukan rileksasi sebelum menjalani kualifkasi dan balapan GP2 Series 2016 seri pertama di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 14-15 Mei.
Aktifitas ini sangat penting untuk meredakan tekanan pebalap jelang turun balapan. Diantara rileksasi yang dilakukan seperti latihan ringan di pusat kebugaran ataupun bermain di pantai yang berada di kawasan Marina, Barcelona.
"Sangat penting bagi pebalap rookie seperti Sean merasa enjoy sebelum balapan. Di saat balapan sudah dekat, pebalap sebaiknya melepaskan diri dari kegiatan yang menguras emosi dan fikiran," kata Direktur Teknik Pertamina Campos Racing, Philippe Gautheron, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis (15/5/2016).
Balapan di Sirkuit Catalunya akan menjadi pengalaman pertama Sean di balapan resmi dan akan menjadi tantangan yang tidak mudah karena sirkuit ini memiliki karakter campuran antara tikungan cepat, sedang dan lambat.
Tantangan berikutnya terkait strategi pemilihan ban karena Sirkuit Catalunya terkenal sangat kasar yang bisa mempercepat degradasi ban. Kesabaran pebalap, termasuk Sean, pebalap Indonesia yang baru berusia 19 tahun, juga sangat diuji.
Sebelum turun dibalapan resmi, Sean dan Evans dijadwalkan lakukan track walk. Ritual ini penting bagi pebalap dan tim untuk lebih mengetahui secara detail, posisi mobil dalam lintasan saat melaju ataupun mengukur momen yang pas untuk melakukan pengereman dan kembali menekan gas pada setiap tikungan.
Sementara itu Sean Gelael mengaku menikmati semua ritual sebelum menjalani balapan. Selain harus mengetahui dengan detail karakteristik kendaraan dan sirkuit, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini juga fokus mempersiapkan fisik karena balapan ini bakal menguras tenaga.
"Lama-lama saya menjadi semakin terbiasa dengan rutinitas jelang balapan. Semua kegiatan ini membuat saya lebih rileks dan tidak terlalu memikirkan balapan. Yang jelas persiapan telah kami lakukan dengan baik," kata Sean. (Antara)
Berita Terkait
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Sean Gelael Dipastikan Tampil di GT World Challenge Asia 2026 Seri Mandalika
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
BNI Dukung Sean Gelael Awali Musim Balap 2026 Lewat Asian Le Mans Series
-
Sean Gelael Anak Siapa? Pembalap yang Lamar Hana Malasan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat