Suara.com - Sebanyak 3 lelaki dihukum penjara dan didenda ribuan dolar atau ratusan juta rupiah karena membunuh ikan. Ikan yang dibunuh mereka bukan ikan biasa.
Kejadian itu berawal saat aksi 3 lelaki, Steven Schwinkendorf, Edgar Reyes, Trenton Sargent yang diam-diam masuk ke Death Valley National Park di Nevada, 30 April lalu. Mereka membobol pagar.
Setelah masuk taman, mereka pn menginjak kolam ikan. Di kolam itu ada Devils Hole, salah stau ikan paling langka di dunia. Ikan itu terinjak dan mati.
Aksi 3 lelaki itu kepergok pihak penjaga taman. Bahkan sudah menembakan tembakan peringatan 10 kali. Namun peringatan tidak diindahkan.
Namun mereka tertangkap. Kantor polisi setempat mengatakan ketika lelaki itu akan dituduh dengan pasal berlapis. Di antaranya membunuh mahkluk langka, merusak properti, masuk tanpa izin dan memiliki senjata api ilegal. Mereka dituntut denda 50 ribu dolar dan 1 tahun pejara.
Ikan Devils Hole hanya ditemukan di perairan yang mempunyai suhu 93F (34C). Ikan ini berwarna biru cerah dan hanya berukuran panjang satu inci panjangnya. Ikan ini terdaftar sebagai spesien yang terancam punah sejak tahun 1967. (Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan