Suara.com - Tim Thomas Indonesia menang 5-0 atas tim Hongkong 5-0 dalam penyisihan grup B Piala Thomas 2016 lewat kemenangan Ihsan Maulana Mustofa yang turun di partai terakhir di Stadion Bulu Tangkis Kunshan China, Minggu (15/5/2016) malam.
Ihsan menyempurnakan kemenangan Thomas Indonesia itu, menang dalam dua set atas wakil Hong Kong Wong Wing Ki Vincent 21-15, dan 21-20 selama 47 menit pertandingan.
"Saya hanya bermain fokus dengan melihat kemampuan dan kekurangan diri sendiri serta melihat kemampuan musuh. Saya juga termotivasi teman-teman satu tim yang menang dalam dua game sebelumnya," kata atlet binaan klub Djarum Kudus itu lagi.
Pada game pertama, Ihsan tampil percaya diri dan menekan permainan Wong 6-0, 6-3, 9-3, 13-5, 14-6, 17-7.
Meskipun Wong berusaha mengejar ketinggalan 14-17 dan 15-18, Ihsan tetap melaju hingga merebut set pertama 21-13 setelah tampil dengan permainan reli-reli panjang.
"Saya lebih percaya diri karena telah mengamati pola permainan Wong saat melawan beberapa pemain Indonesia lainnya. Saya juga yakin dengan kapasitas stamina saya sehingga mampu menampilkan permainan bertahan atau menyerang," kata Ihsan lagi.
Pada set kedua, Wong tampil lebih agresif atas Ihsan dengan pukulan dropshot, netting, dan smes menyilang.
Wong sempat unggul 8-5, 9-7, dan 11-8. Tapi, smes Ihsan yang mengarah ke sisi belakang lapangan Wong serta permainan net membuahkan hasil kemenangan 14-11, 16-13, 18-15, hingga 22-20.
"Saya juga gugup. Untuk menenangkan pikiran, saya bermain agresif lebih dulu, sehingga yakin dengan permainan diri sendiri," kata Ihsan.
Ihsan mengaku siap jika turun pada partai tunggal ketiga saat menghadapi tim Thomas Thailand pada laga kedua grup B pada Selasa (17/5). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia