Suara.com - Aktris dan penyanyi kini menjadi anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional Desy Ratnasari ikut angkat bicara perihal keputusan Partai Golkar meninggalkan Koalisi Merah Putih. Desy menganggapnya sebagai dinamika politik.
"Yang penting apa yang diputuskan akan berdampak pada masyarakat Indonesia, berdampak pada konstituen, berdampak, pada kadernya , dan ini harus disiapkan seluruhnya. Putusan apa pun yang dilakukan seluruh partai tentunya akan berdampak pada semua pihak," ujar Desy di gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/5/2016).
Desy mengatakan keputusan strategis yang diambil partai tentu tergantung pada situasi pemerintahan dan peta politik.
"Politik adalah suatu hal situasi yang dinamis, apapun yang terjadi, bagaimana bisa pun bisa dijadikan sebuah putusan, tergantung pada dinamika keadaan pemerintahan politik saat ini di Indonesia," katanya.
Desy berharap kepengurusan baru Partai Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto dapat mengemban amanah yang diberikan konstituen.
"Konstituen Partai Golkar ini adalah amanah yang cukup besar nggak main-main. Mudah-mudahan memberikan yang terbaik. Kenyataan seperti itu yang harus kita terima," kata pelantun Tenda Biru.
Desy pun meyakini terpilihnya Setya Novanto berdasarkan pertimbangan matang.
"Saya selalu yakin siapapun yang dipilih, tentunya para pemilih sudah mempertimbangkan kapabilitas , kepercayaan, legitimasi dan lainnya. Kita harus menerima dengan legowo,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya