Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik sempat menerima warga Jakarta yang melakukan aksi di depan gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Di atas mobil komando, Taufik meminta masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Utara tak anarkis.
"Saya akan terima saudara dengan catatan Saudara menyampaikan aspirasi dengan tenang, dengan baik, dan jangan ada yang anarkis," kata Taufik di atas mobil komando sebelum memulai pertemuan, Jumat (20/5/2016).
Perkataan Taufik ini disampaikan ke warga yang tengah melakukan aksi unjuk rasa karena khawatir aksi mereka semakin anarkis. Mengingat saat berdemo masa sempat menggoyang-goyangkan pagar Gedung DPRD DKI dan melempar kayu dan botor bekas air mineral ke arah petugas kepolisian.
"Orasi tenang jangan ada yang rusuh, jangan ada ramai-ramai yang membuat anarkis, tujuan saudara baik dilakukan dengan baik. Setelah dialog saya minta saudara pulang dengan baik-baik ya. Sekarang saya mau bertemu dengan perwakilan," kata Taufik.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini akhirnya menerima 30 perwakilan demonstran untuk berdialog soal keinginan warga. Warga yang mayoritas tinggal di wilayah Jakarta ini meminta anggota dewan menggunakan Hak Menyatakan Pemdapat untuk menurunkan Ahok dari kursil Gubernur DKI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab