Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan tips-tips kepada para siswa SLTA/sederajat yang menjadi peserta "try out" nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/5/2016).
"Para peserta tidak boleh gugup, kalau gugup akan tentu banyak salah. Harus fokus, karena disini lah sebenarnya adik adik bisa melihat seluruh perguruan tinggi di Indonesia dengan fakultas-fakultasnya," kata Megawati saat memberikan sambutan dalam pembukaan "try out".
Megawati mengaku sudah melihat prosedur dan bentuk soal yang diberikan kepada peserta. Menurutnya, jenis soal yang diujikan hampir sama dengan yang akan diberikan pada saat SBMPTN.
"Ibu kemarin sudah melihat, hampir sama cara caranya, dengan apa yang nantinya akan disajikan ketika masuk ujian di perguruan tinggi," ujar Megawati.
Mega juga menyampaikan kepada peserta untuk memilih lebih dari satu jurusan saat SBMPTN. Hal tersebut harus dilakukan untuk membuka peluang yang lebih besar untuk masuk ke perguruan tinggi.
"Kalau menurut ibu ya, jangan ambil satu, tapi mengambil dua fakulltas yang jangan sama, karena tentunya akan membuka ruang untuk memungkinkan kalian masuk perguruan tinggi," ujar Megawati.
Pantauan suara.com selesai memberikan di depan para peserta "try out", dirinya langsung meninggalkan lokasi. Ruang konferensi pers yang telah disediakan di lantai satu GOR Ciracas, hanya dilewatinya dan langsung menuju mobil. Awak media yang ingin menanyakan sejumlah isu nasional tak digubris oleh Megawati.
Berita Terkait
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan