Suara.com - Takjub dengan apa yang dilakukan oleh anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Kota Malang Brigadir Polisi Kepala Seladi, Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Golongan Karya Bambang Soesatyo mengikhlaskan gajinya mulai Mei sampai bulan Desember 2016 untuk disumbangkan kepada Seladi.
"Bagi kami di Komisi III, di tengah ramainya isu pergantian kapolri, berita ini tentu sangat menyejukkan kita. Maka dari itu secara pribadi, tadi saya ngomong sama pak ketua (Ade Komarudin), saya ikhlaskan gaji saya, mulai bulan ini sampai Desember untuk beliau (Bripka Seladi)," kata Bambang di gedung Nusantara III, DPR RI, Senin (23/5/2016).
Seladi merupakan polisi jujur. Lelaki berusia 57 tahun itu memilih nyambi jadi pemulung di luar jam dinas untuk mencukupi kehidupan keluarga. Dia memilih jalan tersebut ketimbang menerima suap. Namanya melejit berkat media sosial dan pemberitaan di media massa.
Selain menyumbangkan gaji, Bambang juga mendoakan agar salah satu anak dari Seladi yang ingin menjadi anggota polisi, tercapai.
"Karena saya mendengar anak beliau sedang mendaftar di kepolisian. Mudah-mudahan diberikan jalan yang lapang," kata Bambang.
Bambang berharap sikap Bripka Seladi menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia. Seladi merupakan optimisme baru di tengah banyaknya pejabat negara yang tidak sesuai antara tindakan dengan ucapan.
"Kami berharap kisah pak Seladi ini memberikan inspirasi bagi kita semua, terutama sekarang, para pejabat sekarang, apa yang diucapkan berbeda dengan yang dilakukan. sedang Pak Seladi ini mengatakan, berusaha melakukan apa yang sesuai dengan yang diucapkannya," kata Bambang.
Siang tadi, Seladi berada di DPR atas undangan pimpinan dewan.
Bambang memberikan selamat kepada Seladi.
"Selamat Pak Seladi, semoga putra bapak diterima di polisi meneruskan tugas mulia bapak. kemudian apa yang kita berikan hari ini berdampak baik bagi keluarga," tutur Bambang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT