Suara.com - Tiga serpihan yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines MH370 kembali ditemukan di Mozambique dan Mauritius. Agaknya, temuan serpihan tersebut akan kembali menghangatkan pembahasan soal pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing yang hilang lebih dari dua tahun silam.
Serpihan pertama, yang memiliki ukuran 80cmx40cm, diduga merupakan bagian dari badan pesawat. Serpihan ini ditemukan oleh seorang wisatawan Prancis di pesisir timur laut Ilot Bernahce, Mauritius, lebih dari dua pekan yang lalu.
Si wisatawan dikabarkan menitipkan serpihan tersebut kepada kapten kapal yang ia sewa untuk disimpan. Namun, si wisatawan lupa dan baru mengingatnya hari Selasa lalu. Iapun memberikan serpihan tersebut kepada dinas penjaga pantai setempat.
Foto-foto serpihan tersebut beredar di media sosial sejak kemarin, Rabu (25/5/2016). Beberapa netizen yang menjadi pemerhati kasus hilangnya MH370 mengatakan bahwa ada kemiripan antara serpihan tersebut dengan serpihan lain yang ditemukan di Pulau Rodrigues, Mauritius bagian timur, pada 30 Maret silam.
Sementara itu, serpihan kedua ditemukan dekat sebuah kolam arus di Pantai Gris-Gris, juga di kawasan Mauritius. Serpihan tersebut ditemukan oleh penjaga pantai yang sedang berpatroli.
Serpihan tersebut disebut-sebut mirip dengan bagian sayap yang diutemukan remaja Afrika Selatan, Liam Lotter, di Mozambique, bulan Desember silam.
Otoritas Mauritius telah mengukur dan memotret kedua serpihan tersebut dan mengirimkan informasinya kepada Departemen Penerbangan Sipil Malaysia.
Menyusul penemuan tersebut, Menteri Infrastruktur dan Transportasi Australia, Darren Chester mengatakan bahwa kedua serpihan tersebut, bersama serpihan ketiga yang ditemukan di Mozambique, diduga memiliki kaitan dengan pesawat Malaysia Airlines MH370.
"Pemerintahan Malaysia belum menerima serpihan-serpihan tersebut, demikian pula dengan serpihan-serpihan sebelumnya, namun otoritas Malaysia sudah mengatur untuk membawanya ke Australia untuk diperiksa," kata Chester.
Jika dipastikan berasal dari pesawat Boeing 777 yang hilang, serpihan-serpihan tersebut akan menjadi serpihan keenam, ketujuh, dan kedelapan yang ditemukan. Lima serpihan sebelumnya ditemukan di Pulau Reunion, Mozambique, Afrika Selatan, dan Pulau Rodrigues.
Saat ini, pencarian MH370 masih berlangsung. Tiga kapal khusus dikerahkan untuk mencari pesawat tersebut di Samudera Hindia, namun belum membuahkan hasil. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius
-
Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370
-
Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix
-
Netflix Ungkap Misteri Besar Hilangnya MH370 dalam Sebuah Dokumenter
-
Temuan Puing MH370 Kuatkan Indikasi Pilot Sengaja Jatuhkan Pesawat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal
-
KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga
-
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
-
Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional
-
Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut
-
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi