Suara.com - Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat telah menitipkan tersangka kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso ke rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur selama 20 hari ke depan.
Kepala Rumah Tahanan Pondok Bambu, Ika Yusanti memastikan jika Jessica akan satu sel dengan puluhan tahanan wanita.
"Ia (Jessica) akan satu sel dengan 20 tahanan wanita lainnya," kata Ika saat dikonfirmasi, Jumat (27/5/2016).
Ika juga mengaku selama menjalani masa penahanan, Jessica tidak akan mendapatkan fasilitas mewah.
"Nggak ada apa yang mau diistimewakan," kata dia.
Bahkan, dia mengaku jika seluruh tahanan mendapatkan jatah makanan yang sama.
"Untuk makan sama lah nasi, sayur, lauknya proteinnya ada," ujarnya
Dia menjelaskan kondisi rutan yang saat ini telah dihuni dua wanita narapidana kasus korupsi Dewi Yasin Limpo dan Angelina Sondakh. Menurutnya, kapasitas di rutan tersebut juga sudah penuh ditempati para tahanan wanita.
"Kamar di sini semua sudah sempit, penuh, termasuk Mba Anggie, Ibu Dewi, itu pun tidak ada perlakuan khusus, semuanya penuh," kata Ika.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat