Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras serangan teror bom di Istanbul, Turki, Selasa, pukul 08.15 waktu setempat.
Pemerintah dan rakyat Indonesia melalui keterangan resmi dari Kemlu yang diterima di Jakarta, Selasa, menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam kepada rakyat dan pemerintah Turki, khususnya bagi korban dan keluarga korban.
Ledakan bom dengan kendali jarak jauh terjadi di Distrik Vezneciler yang mengakibatkan empat warga sipil dan tujuh polisi meninggal dunia, sementara puluhan lainnya luka-luka.
Distrik Vezneciler adalah distrik yang sibuk dan merupakan salah satu tempat tujuan wisata di Turki.
Seorang WNI bernama Azwar Abadi Arsyaddi, mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Istanbul, juga dilaporkan terluka akibat ledakan tersebut, namun hanya luka ringan di kepala.
Berdasarkan keterangan pers dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki, Arsyad luka ringan di kepala akibat plafon ruangan kelasnya ambruk akibat getaran bom.
Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir mengatakan Konsulat Jenderal RI di Istanbul akan terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Turki untuk memonitor situasi secara dekat.
KJRI Istanbul juga mengimbau WNI yang berada di Turki untuk menghindari pusat-pusat keramaian yang dapat menjadi target teror.
Sedangkan bagi WNI yang akan berpergian ke wilayah tersebut diharapkan dapat memperhatikan perkembangan situasi.
Berdasarkan data KJRI Istanbul, saat ini terdapat sekitar 708 orang WNI berdomisili di Istanbul, sebagian besar adalah mahasiswa atau WNI yang telah memiliki pekerjaan tetap di Turki.
KJRI Istanbul juga membuka nomor hotline di +905319831534 atas nama Ida. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump