Suara.com - Dua pemuda berinisial DO (20) dan FA (17) dikeroyok warga usai melakukan pemerasan terhadap korban bernama Rizki Cacuk Setiawan (15) di depan SMK satria Jalan Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (9/6/2015) sekira pukul 04.30 WIB.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyatakat Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Herru Julianto menceritakan ketika para pelaku yang berjumlah tiga orang memeras korban. Saat itu korban tengah berada di tepi jalan menunggu rekannya. Para pelaku yang membawa sepeda motor melintas dan menghampiri korban untuk memeras telepon genggam.
"Pada waktu korban dan saksi di TKP menunggu teman untuk jalan pagi. Tiba-tiba datang pelaku satu motor dengan tiga orang, langsung meminta HP korban dan salah satu pelaku mengeluarkan sebilah arit," kata Herru kepada wartawan melalui pesan elektronik.
Karena diancam dengan senjata tajam, korban akhirnya menyerahkan telepon genggamnya kepada salah satu pelaku. Tak ikhlas teleponnya dibawa kabur pelaku, korban lantas berteriak meminta tolong.
Kemudian beberapa warga langsung mengepung ketiga pelaku. Dua dari tiga pelaku babak belur dikeroyok warga. Bahkan satu pelaku mengalami luka parah dan langsung dibawa ke rumah sakit Kramat Jati, Jakart Timur.
"HP diserahkan dan korban langsung teriak sehingga massa mengepung 3 pelaku. Satu dapat melarikan, satu orang luka parah dikeroyok massa dan langsung di rujuk ke RS Kramat Jati. Satu orang dapat diamankan anggota buser," kata Herru.
Setelah menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa sebilah arit, telepon genggam merek Samsung Core 2, satu motor Honda Sonic hitam dan satu unit Motor Jupiter Z1 warna meram milik korban.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan
-
Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI
-
Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak