Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Krishna Murti mengungkapkan, berhasil menangkap tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan di Kefetaria 7 Eleven, pada Rabu (16/9/2015) di Jalan KH. Abdullah Syaefei/Lapangan Ros No. 36F Blok A, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
"Sebenarnya ada empat orang yang melakukannya, tapi satu orang lagi belum berhasil kita tangkap dan masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Krishna, Senin (21/9/2015).
"Suhada alias Ada (21) warga Rawasari, Jakarta Pusat, Ibrahim alias Baim (25), Jefri aliah Obet (31), dan juga Diki yang masih jadi DPO," tambahnya lagi.
Polisi berhasil menangkap para pelaku setelah adanya laporan dari Fickri Fairus salah seorang Asisten Kepala Toko 7 Eleven setelah kejadian perampokan.
"Setelah adanya laporan, kami langsung ke lokasi dan langsung mengadakan peyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan barang bukti yang ada," katanya.
Akibat dari pencurian dengan kekerasan, saat ini pihak toko mengalami kerugian puluhan juta.
"Uang tunai Rp40 juta dan juga dua buah handphone milik karyawan toko tersebut," ujarnya.
Berikut barang bukti yang berhasil disita yaitu:
1. Satu Bilah Pisau
2. Satu Bilah Golok
3. Tujuh Unit Handphone
4. Tiga Unit Sepeda Motor
Kini para pelaku harus membayar perbuatannya tersebut dengan pasal 365 KUHP, ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban