Suara.com - Tim gabungan Kepolisian Daerah Riau dan Kepolisian Resort Indragiri Hulu, berhasil melumpuhkan tiga bandit rampok bersenjata api. Dua bandit diantaranya tewas dalam baku tembak dengan petugas di Pangkalan Kasai, Indragiri Hulu.
"Kedua pelaku meninggal dunia karena melawan dengan cara menembak petugas saat akan diringkus," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, di Pekanbaru, Jumat (10/7/2015).
Kedua pelaku yang tewas, diketahui bernama Pentol alias Andika dan Tantri alias Hendra, sementara seorang pelaku lainnya yang selamat bernama Maediatmo Saputra (30) warga Batam, Kepulauan Riau.
Menurut Guntur, para pelaku merupakan komplotan bandit rampok bersenjata api yang telah beraksi di sejumlah tempat seperti di Kecamatan Seberida dan Pasir Penyu.
Bahkan, satu korban pelaku tewas akibat ulah para pelaku.
Guntur menjelaskan, dari penangkapan para pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan jenis Revolver lengkap dengan 17 butir amunisi.
Selain itu, petugas juga turut mengamankan satu unit sepeda motor yang kerap digunakan para pelaku saat beraksi.
Guntur menegaskan, dengan berhasilnya petugas melumpuhkan para pelaku rampok bersenjata api tersebut, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan bandit rampok lainnya yang kerap beraksi di Riau.
Sebelumnya kejahatan rampok yang dilakukan oleh bandit bersenjata api di Indragiri Hulu dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat.
Menurut Guntur, para pelaku menyasar masyarakat yang kerap membawa uang dalam jumlah besar. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar selalu waspada dan menghubungi petugas saat membawa uang dalam jumlah besar guna mendapatkan pelayanan pengawalan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan