Suara.com - Presiden Joko Widodo menerima Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/6/2016).
"Tadi kami juga laporkan soal rencana rakernas (rapat kerja nasional) yang akan dihadiri tidak hanya pimpinan dan anggota DPRD saja, tapi kami akan mengundang seluruh bupati, wali kota untuk duduk rembug nasional dalam rangka rakernas asosiasi yang rencana dilaksanakan bulan Agustus di Pelalawan, Riau. Itu tadi yang kami laporkan kepada bapak Presiden," kata Sekjen Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia Agus Solihin.
Dalam pertemuan tersebut, juga dibicarakan beberapa persoalan. Asosiasi menyarankan kepada Presiden agar ketika meminta masukan dari daerah, jangan hanya mengundang pejabat daerah, namun juga pimpinan DPRD kabupaten dan kota serta provinsi. Sebab, kalau hanya minta masukan bupati dan wali kota, nanti gubernur tidak akan mendapatkan arahan dari Presiden secara utuh.
"Selama ini Presiden itu ketika meminta masukan dari daerah hanya mengundang para Bupati/Wali Kota. Kami atas nama Adkasi mengusulkan kalau bisa meminta masukan dari daerah undang juga para pimpinan DPRD seluruh Indonesia. Karena kami yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kamilah yang menjadi ujung tombak masyarakat di daerah," ujar dia.
Setelah mendengar pemaparan asosiasi, kata Agus, Presiden Jokowi setuju dan nanti akan mengundang pimpinan DPRD untuk meminta masukan mengenai penyelesaian permasalahan pembangunan. Rencananya, pertemuan akan dilaksanakan pada November.
"Jadi ini sudah diapresiasi oleh Presiden dan insya Allah pimpinan DPRD seluruh Indonesia akan diminta masukan tentang pembangunan nasional tentang program yang selama ini digulirkan oleh pemerintah pusat dengan mengundang kami seluruh pimpinan DPRD. Baik DPRD kabupaten maupun kota yang akan diselenggarakan di Bogor pada September nanti," tutur dia.
Dalam pertemuan tadi, Jokowi didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Presiden Johan Budi SP.
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas