Suara.com - Kapal perang Angkatan Laut Australia akan mengadakan upacara peringatan di Selat Sunda pada minggu depan untuk mengenang ratusan pelaut Australia dan Amerika Serikat yang gugur saat melawan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di perairan Indonesia di atas kapal HMAS Perth I dan USS Houston pada Perang Dunia Kedua.
Menurut agenda acara yang diterima Suara.com, HMAS Perth III akan berlayar menuju lokasi HMAS Perth I dan USS Houston untuk upacara tabur bunga.
Komandan HMAS Perth III akan menyediakan waktu untuk konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, JICT 2, Gate 9, Jalan Raya Sulawesi pada hari Rabu (15/6/2016). Media juga akan diberi ksempatan ke atas atas kapal selama satu hari penuh hingga kapal kembali ke pelabuhan.
Latar belakang acara ini ialah pada tanggal 1 Maret 1942, kapal penjelajah HMAS Perth I dan USS Houston berhadapan dengan kesatuan Angkatan Laut Jepang.
Kalah dalam segi persenjataan dan jumlah, kedua kapal berjuang dengan hormat dan penuh keberanian sampai keduanya tenggelam setelah kehabisan amunisi.
Sebanyak 375 prajurit gugur di kapal perang Australia dan 328 prajurit Australia diselamatkan hanya untuk menghabiskan sisa perang sebagai tawanan perang, di mana banyak yang meninggal.
USS Houston kehilangan 696 pelaut dan marinir dan 368 ditangkap, banyak dari mereka yang ditangkap mengalami nasib serupa dengan rekan-rekan Australia mereka.
Upacara ini menyoroti persahabatan abadi Australia dan komitmen untuk membantu Indonesia pada saat dibutuhkan.
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs