Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menerima pihak stasiun Metro TV di Ruang Rapat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kedatangan Metro TV terkait penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun Jakarta pada 22 Juni yang disiarkan langsung oleh Metro TV.
Salah satu perwakilan Metro TV menjelaskan dalam peringatan HUT DKI Jakarta, nantinya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan menjadi host acara tersebut .
"Konsep HUT Jakarta tahun ini bertema Ahok-Djarot bersama warga. Di HUT DKI 22 Juni, kita nggak pakai host. Karena tempatnya di Balai Kota, yang mau kita jadikan host yakni tuan rumah pa Ahok dan Djarot,"ujar salah satu perwakilan di ruang rapat, Balai Kota, Jakarta, Rabu (15/6/2016).
Nantinya pihak stasiun Metro TV akan mengundang warga di enam wilayah untuk bertatap muka dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Selain itu acara tersebut juga akan memberikan penghargaan kepada daerah yang paling bersih, tokoh masyarakat yang bisa berkontribusi dalam kemajuan Jakarta dan petugas di lapangan yang bisa melayani dengan sepenuh hati kepada masyarakat, sesuai tema ulang tahun Jakarta yakni Jakarta Bersih, Maju dan Melayani.
"Biasanya host yang tanya langsung, di acara nanti pak Ahok dan Pa Djarot yang tanya ke warga soal masalah di Jakarta. Kita akan undang warga enam wilayah untuk hadir disini,"ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Djarot pun sempat tidak yakin menjadi host. Namun setelah diberitahu akan dibantu pihak Metro TV, Djarot pun bersedia menjadi presenter pada HUT DKI Jakarta.
"Kita nggak bisa loh jadi presenter,"kata Djarot seraya tersenyum.
Terkait penghargaan kepada tokoh dan petugas di Pemprov DKI Jakarta, Djarot menginginkan penghargaan harus diberikan kepada orang yang benar-benar bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
"Iya toh, saya pikir itu yang penting yang melayani iya toh. Itu harus dicari orangnya yang bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati,"kata mantan Wali Kota Blitar.
Berita Terkait
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Ramalan Ahok Soal Banjir Sampai Monas Meleset, Ini Kata Pramono Anung
-
Janji Rano Karno Benahi Tanggul Pantai Mutiara yang Mulai Rembes
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak