Suara.com - Pemimpin umat Katholik sedunia, Paus Fransiskus, menolak sumbangan dana amal dari Presiden Argentina Mauricio Macri untuk yayasan pendidikan yang didukung olehnya. Salah satu penyebab penolakan adalah karena ada angka 666 pada jumlah sumbangan yang diberikan.
Awal bulan ini, Presiden Macri memberikan sumbangan sebesar 16.666.000 Peso Argentina atau setara Rp16 miliar rupiah kepada Scholas Occurentes, sebuah yayasan pendidikan yang disokong oleh Sri Paus.
Vatican Insider, media yang dikelola surat kabar Italia La Stampa, dan khusus memberitakan berbagai informasi tentang Vatican, menyebutkan bahwa Bapak Suci menyurati cabang yayasan yang berada di Argentina. Isi suratnya, Sri Paus meminta agar pihak yayasan mengembalikan uang sumbangan tersebut kepada Macri.
"Saya tidak suka (angka) 666," tulis Paus Fransiskus di surat tersebut.
Namun, selain dari alasan sederhana tersebut, Sri Paus juga tampaknya khawatir adanya motif politik dari pemberian sumbangan. Di artikel Vatican Insider disebutkan, "Ketidaksukaan Sri Paus (terhadap hal ini) sulit disembunyikan dan reaksinya langsung terlihat".
Angka 666 merupakan "simbol binatang" yang dikutip dalam Alkitab. Angka tersebut dikatakan pula sebagai angka Anti Kristus.
Terlepas dari itu, Sri Paus dan Macri memang agak berseberangan. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda dalam masalah kebijakan sosial. Bapak Suci menentang kebijakan pengetatan anggaran yang dilakukan pemerintahan Macri dengan tujuan menekan tingkat inflasi yang parah. (Independent)
Berita Terkait
-
Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama
-
Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus
-
Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru
-
Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan
-
Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal