Suara.com - Delapan gerilyawan bersenjata tewas pada Minggu (19/6/2016) dalam baku tembak dengan prajurit kontra-teror Aljazair di Medea, 115 kilometer di sebelah barat-daya Ibu Kota Aljazair, Aljier. Informasi ini dikemukakan oleh Kementerian Pertahanan Aljazair.
Sumber tersebut menyatakan tersangka pelaku teror itu tewas selama penyergapan yang merupakan bagian dari operasi besar yang dilancarkan awal Juni.
Jumlah gerilyawan yang tewas sejak awal operasi anti-teror tersebut telah naik jadi 12, kata sumber itu.
Wilayah Medea dikenal karena hutan lebatnya, yang memberi perlindungan bagi kelompok teror. Berdasarkan laporan Xinhua, yang dipantau di Jakarta, Senin pagi (20/6/20160, operasi anti-teror yang berlanjut oleh militer Aljazair telah menewaskan banyak gerilyawan.
Militer Aljazair telah sangat aktif dalam lima bulan belakangan, saat mereka telah menewaskan sebanyak 73 gerilyawan bersenjsata dalam berbagai operasi di seluruh negeri tersebut, kata Kementerian Pertahanan Aljazair. (Antara)
Berita Terkait
-
Publik Aljazair: Messi Anak Emas, Lakukan Pelanggaran Brutal Tak Dapat Kartu Merah
-
Lolos dari Tekel Horor Tanpa Kartu Merah, Bukti FIFA Pilih Kasih ke Lionel Messi?
-
Hattrick di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Alami Masalah Pelik di Luar Sepak Bola
-
Bukan karena Hattrick, Ini Alasan Lionel Messi Menangis usai Argentina Hajar Aljazair
-
Pelatih Argentina Sampai Geleng-geleng Lihat Aksi Lionel Messi Hattrick ke Gawang Aljazair
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol