Suara.com - Pemprov DKI Jakarta bakal menerapkan uji coba sistem plat nomor ganjil genap di sejumlah jalan protokol Ibu Kota pada 20 Juli mendatang. Penetapan sistem ganjil genap tersebut merupakan kebijikan pembatasan kendaraan setelah dihapusnya penerapan sistem 3 in 1.
"Hasil kesepakatan FGD (Forum Group Discusion) yang diselenggarakan oleh Dishubtrans Provinsi DKI 17 Juni 2016 yang diikuti oleh para stakeholders, disepakati bahwa alternatif pengganti 3 in 1 adalah sistem genap ganjil sebagai kebijakan transisi sebelum implementasi ERP," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Senin (20/6/2016)
Menurutnya, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi dan uji coba sebelum penerapan sistem plat nomor ganjil genap di sejumlah jalan protokol di Jakarta diberlakukan
"Untuk proses pelaksanaan ganjil genap itu sendiri akan melalui tahapan sosialisasi, uji coba, dan pelaksanaannya," katanya.
Dikatakan Awi, jika tahapan sosialisasi uji coba sistem ganjil genap akan digelar dari 28 Juni hingga 19 Juli 2016 mendatang.
"Untuk tahap uji coba akan dilaksanakan tanggal 20 Juli sampai dengan 20 Agustus 2016, dan tahap pelaksanaan tanggal 23 Agustus 2016," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang