Suara.com - Sebanyak 23 orang di Virginia Barat telah tewas dalam banjir terburuk di Amerika Serikat dalam kurun waktu 1 abad terakhir. Raturan orang lainnya mengungsi dan berusaha diselamatkan, Jumat (24/6/2016) waktu setempat.
Banjir itu disebabkan sungai-sungai di sana meluap. Gubernur Virginia, Earl Ray Tomblin menjelaskan banjir menghancurkan banyak bangunan.
"Kerusakan itu luas dan menghancurkan," kata Tomblin dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters.
Banjir paling parah melanda Greenbrier County di tenggara negara bagian. Di sana ada 15 orang yang tewas.
Pejabat setempat menjelaskan beberapa sungai yang naik di antaranya Sungai Elk. Sungai itu naik mencapat 32 kaki. Ketinggian ini paling buruk sejak tahun 1888.
Tomblin menjelaskan sampai saat ini SAR fokus pada penyelamatan para warga terdampak banjir. Sebab sebanyak 66.000 rumah berdiri tanpa dialirkan listrik.
Pejabat pemerintah memfokuskan sumber daya pada menyelamatkan mereka yang terjebak atau tersapu oleh banjir, katanya, menambahkan bahwa beberapa 66.000 tempat tinggal tanpa listrik.
Sepekan terakhir ini, Virginia Barat memang tengah dilanda cuaca buruk. Cuaca memicu tornado dan hujan tanpa henti. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana