Suara.com - Bos PT. Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan selesai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (27/6/2016). Agung tadi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M. Sanunsi terkait dugaan suap dalam pembahasan Raperda tentang Reklamasi Teluk Jakarta.
Keluar dari gedung KPK jam 11.35 WIB, dia tak mau memberikan keterangan pers. Dia hanya tersenyum ketika ditanya wartawan.
Dengan pengawalan ketat, Agung terus berjalan dan masuk ke dalam mobil berwarna putih nomor polisi B 88 IF yang terparkir di halaman gedung KPK.
Aguan merupakan salah satu saksi yang telah dicekal untuk bepergian ke luar negeri.
Namanya tercantum dalam surat dakwaan tersangka Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Aguan disebut-sebut ikut melakukan pelbagai pertemuan bersama sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta dan Ariesman. Pertemuan, antara lain dilakukan di Taman Golf Timur II Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada pertengahan Desember 2015.
Adapun anggota DPRD DKI yang ikut dalam pertemuan, antara lain Mohamad Sanusi (tersangka), Prasetio Edy Marsudi, Mohamad Sangaji, dan Selamat Nurdin.
Dalam kasus ini KPK sudah menetapkan tiga orang menjadi tersangka. Yakni, mantan Ketua Komisi D dan Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta Sanusi, Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin