Suara.com - Penyidik berhasil mengunduh data dari rekaman informasi penerbangan pesawat EgyptAir MS804 yang jatuh beberapa waktu lalu dan memvalidasi lebih dari 1.200 parameter sebelum proses analisis. Demikian pernyataan komite penyelidikan Mesir pada Rabu (29/6/2016) waktu setempat.
"Informasi awal menunjukkan bahwa seluruh penerbangan dicatat pada FDR (rekaman data penerbangan)," kata Komite Investigasi Kecelakaan Pesawat Mesir dalam pernyataannya.
"Data yang terekam menunjukkan konsistensi dengan, pesan dari kamar mandi dan asap." Reruntuhan dari bagian depan jet menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat suhu tinggi dan jelaga, kata komite itu. Rekaman Suara Di Kokpit masih diperbaiki di Prancis.
Kedua kotak hitam pesawat naas itu telah tiba di Paris, Prancis, dari Kairo, Mesir pada Senin. Di Paris, keduanya menjalani proses pembersihan dari endapan garam.
Setelah dibersihkan dan diperbaiki, keduanya akan dikirimkan kembali ke sebuah laboratorium di Kairo untuk dianalisis.
Seperti diketahui, pesawat EgyptAir MS804 rute Paris-Kairo jatuh di Laut Mediterania pada 19 Mei 2016 dini hari. Pesawat jenis Airbus A320 itu membawa 66 penumpang dan kru. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis
-
Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang
-
Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi
-
Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi