Suara.com - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran Narkotika dan obat-obatan terlarang senilai Rp1,1 miliar selama Ramadan. Jenis narkoba yang berhasil diamankan petugas kebanyakan adalah ekstasi, sabu maupun ganja.
"Untuk ekstasi ada sekitar 294 butir, sabu 574,28 gram, dan ganja sebanyak 27 kilogram," kata Kepala Subdirektorat III Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Arsal Sahban kepada Wartawan, Kamis (7/7/2016).
Selain kasus narkoba senilai miliaran, kata Arsal, pihaknya juga menetapkan 17 tersangka, salah satunya adalah perempuan.
Pengungkapan peredaran selama Ramadan tersebar di beberapa wilayah antara lain Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Depok.
"Ini sebagai tanda barang haram marak digunakan di masyarakat. Terbukti menyebar di hampir seluruh wilayah Jakarta, Tangerang, dan Depok," ujarnya.
Dikatakan Arsal, peran masyarakat sangat penting dalam penanganan narkoba. Jika memiliki informasi terkait peredaran atau transaksi narkoba, masyarakat diminta segera melapor.
Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar John Turman Panjaitan menegaskan pihaknya tak akan berhenti mengungkap jaringan peredaran narkoba.
"Kami akan kejar terus pengedarnya. Kalau pengguna cukup direhabilitasi, jangan dihukum,"ujar John.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat