Suara.com - Polda Metro Jaya menangkap seorang pria bernama Irwandi Renaldy yang diduga mencatut nama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi Yuddy Chrisnandi saat melakukan penipuan kepada calon pegawai negeri sipil.
Kepala Univ IV Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi mengatakan tersangka Irwandi mengaku sebagai keponakan Yuddy. Dia menjanjikan kelulusan bagi CPNS di sejumlah kementerian dan lembaga.
"Pada akhir 2013, tersangka berjanji kepada salah seorang CPNS bisa memasukkan di kementerian atau lembaga," kata Arsya Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/7/2016).
Dilanjutkan Arsya, pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan seorang korban bernama Ari Ardiana. Tersangka mematok tarif Rp22,5 juta per orang yang ingin menjadi PNS.
"Salahnya korban ini percaya saja lantaran tersangka mengaku sebagai keponakan Menteri," ujar Arsya.
Arsya menambahkan, korban mengirimkan uang secara bertahap sampai berjumlah sekitar Rp14 juta. Namun setelah uang itu diserahkan, korban ternyata gagal dan uangnya tak dikembalikan.
"Tersangka kami bekuk di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (5/7/2016)," tambah Arsya.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya 12 lembar kuitansi tanda terima uang dan daftar nama PNS yang lolos seleksi penerimaan.
Tersangka Irwandi Renaldy dikenakan Pasal 378 dan 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733