Suara.com - Seorang bocah berusia 8 tahun yang diketahui bernama Muhamad Isran warga Kampung Cimajagirang Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat tewas tenggelam di Pantai Karangpapak yang tidak jauh dari rumahnya.
"Kami baru menerima informasi sekitar pukul 20.00 WIB, dan setelah dicek ternyata benar ada warga sekitar yakni warga Kampung Cimajagirang Desa Cimaja Kecamatan Cikakak yang tewas karena tenggelam. Kejadian tersebut sekitar pukul 17.10 WIB," kata Sekretaris Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi Yayan Nuryanto, di Sukabumi, Kamis.
Informasi yang dihimpun dari petugas Balawista, musibah tersebut bermula saat korban bersama kedua rekannya yakni Restu (10) dan Falah (12) warga sekitar sedang berenang di Pantai Karangpapak yang merupakan zona terlarang untuk berenang.
Namun karena warga sekitar, sehingga ketiga bocah ini dengan leluasa bermain di daerah berbahaya tersebut.
Tidak diketahui penyebabnya, Irsan tiba-tiba tergulung ombak dan jasadnya langsung tenggelam.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mencoba menolongnya, namun karena tubuh bocah itu terlalu banyak kemasukan air laut sehingga nyawanya tidak bisa diselamatkan.
"Jasad korban sudah dibawa ke rumah duka yang tidak jaduh dari tempat kejadian, dan untuk penyelidikan lebih lanjut menyerahkan kepada pihak kepolisian," kata Yayan.
Hingga kini pihak kepolisian dari Polsek Cisolok dan Polres Sukabumi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa bocah tenggelam tersebut.
Namun dugaan awal korban meninggal murni karena musibah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade