Suara.com - Kondisi lalu lintas padat merayap sepanjang tiga kilometer sampai gerbang pintu tol Cikarang Utama . Kondisi tersebut merupakan arus balik pemudik yang hendak menuju Jakarta.
Salah satu pemudik dari Bandung mengatakan, antrian tersebut melebihi 3 KM sebelum gerbang Tol Cikarang Utama.
"Antriannya panjang sampai tiga km lebih," kata Rahman di pintu gerbang tol Cikarang Utama, Jumat malam (8/7/2016).
Sementara itu, Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto mengatakan arus balik sudah terlihat antrian dari 2 km menuju gerbang Tol Cikarang Utama.
Oleh karena itu belum diberlakukan buka tol gratis. Menurut Agung, antrian arus mudik di pintu tol Cikarang Utama tersebut masih normal seperti liburan pada akhir pekan.
"Khusus yang di Cikarang Utama, memang sudah terjadi arus balik kelihatan, tetapi antrian dari monitor anggota, baru sampai 2 km. Jadi kita belum lakukan buka tol gratis, belum kesepakatan adalah 5 km sekarang memang antri tapi masih dalam normal seperti weekend seperti biasa"kata Agung.
Lebih lanjut, dirinya menilai arus mudik mulai terjadi pada malam hari ini. Selain itu, Agung memprediksi puncak arus mudik mulai terjadi pada Sabtu malam (9/7/2016
"Ini aja sekarang sudah mulai, tapi puncaknya diprediksi besok malam atau Minggu itu data kita. Mudah-mudahan seperti itu, sehingga hari Senin kan sudah masuk kantor kan," ungkapanya.
Menurut pengamatan Suara.com, pada pukul 21.30 WIB, kondisi lalu lintas masih padat merayap di antrean pintu loket pembayaran di gerbang tol Cikarang Utama 3 yang menuju Jakarta. Namun selepas pintu gerbang tol Cikarang Utama 3 lalu lintas ramai lancar menuju Jakarta.
Berita Terkait
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung