Komisi Pemberantasan Korupsi belum bisa menangkap Pengacara PT. Kapuas Tunggal Persada Raoul Adhitya Wiranatakusumah yang telah menjadi tersangka kasus dugaan suap penyelesaian perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Saat ini, Raoul masih buron di luar negeri.
"Penangkapan di luar negeri tidak bisa serta merta dilakukan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di kantornya, Senin (11/7/2016).
Sejauh ini, menurut Priharsa penyidik KPK juga belum mengantongi informasi mengenai keberadaan tempat Raoul melarikan diri.
"Belum dapat informasi," kata dia.
Lebih lanjut, Priharsa meminta agar Raoul bisa kooperatif untuk memenuhi panggilan KPK. Namun, kata dia, sejauh ini belum ada jadwal pemanggilan Raoul dari penyidik KPK.
"Agar yang bersangkutan koorperatif dalam penanganan kasus ini jika dipanggil maupun dimintai keterangan," katanya.
Dalam kasus dugaan suap penyelesaian perkara perdata antara PT. Kapuas Tunggal Persada sebagai tergugat dengan PT. Mitra Maju Sukses sebagai penggugat, di PN Jakpus, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Raoul, Panitera Pengganti PN Jakpus Muhammad Santoso dan Staf Wiranatakusumah Legal & Consultant, Ahmad Yani.
Penetapan ketiganya sebagai tersangka berawal saat M Santoso dan Ahmad Yani terjaring operasi tangkap tangan Satgas KPK di Kawasan Matraman pada Kamis (30/6/2016) malam. Sementara, Raoul saat ini masih terus diburu penyidik KPK karena tidak berada di TKP saat OTT berlangsung.
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Total 291 Km, Ini Daftar 10 Tol Fungsional Mudik Lebaran 2026
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam