Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [suara.com/Oke Atmaja]
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menargetkan penertiban rumah warga di pinggiran kali ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan dilakukan bulan depan.
"Harusnya sih bisa selesai ya bulan ini (eksekusinya) atau bulan depan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7/2016).
Ahok memastikan penertiban akan dilakukan setelah Rumah Susun Sederhana Sewa di Rawa Bebek, Jakarta Timur siap menempati warga korban gusuran di Bukit Duri.
Ia juga mengklaim sudah ada sekitar 48 keluarga di Bukit Duri sudah mau pindah.
"Kita lagi tunggu rusun di rawa bebek siap, sampai saat ini sudah ada 48 keluarga kok yang siap pindah," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menuturkan banyak warga belum mau pindah ke Rusun Rawa Bebek karena ada fasilitas yang belum berfungsi dengan baik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikatakan Ahok juga akan memaksa warga yang menolak untuk pindah apabila rusun sudah siap nantinya.
Menurut Ahok proyek normalisasi kali ciliwung yang tengah dikerjakan akan terhabat jika warga masih menempati pinggiran kali.
"Kita paksa lah, orang mau kerja gini. Kalau mereka nolak saya akan gugat mereka sekarang, mereka telah mereklamasi merusak lingkungan, saya punya bukti kok sungai direklamasi dulu dipasangin tanah sama mereka," kata Ahok.
"Reklamasi sungai lebih parah, jadi kita bisa pidana kalau gitu," Ahok menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas