Suara.com - Pemerintah Brasil membantah adanya isu serangan teroris ISIS kepada para atlet Prancis saat mengikuti Olimpiade 2016 Rio de Janeiro bulan depan. Pemerintah Brasil menilai isu yang mengemuka tersebut tidak mendasar.
"Informasi pemerintah Prancis kepada otoritas Brasil terkait laporan adanya warga Brasil yang terkait dengan ISIS yang berencana lakukan serangan kepada delegasi Prancis selama Olimpiade 2016 adalah palsu," demikian pernyataan resmi dari pemerintah Brasil.
Pemerintah Brasil sendiri sudah mulai meningkatkan keamanan jelang bergulirnya pesta akbar olahraga empat tahunan itu. Tidak kurang 85 ribu pasukan keamanan diterjunkan otoritas Brasil untuk mengamankan perhelatan multi cabang tersebut.
Diperkirakan 10.500 atlet, pejabat, dan wartawan akan menghadiri Olimpiade 2016. Pagelaran ini juga diprediksi akan mengundang hadirnya setengah juta wisatawan dari seluruh penjuru dunia.
Meski Brasil tidak punya sejarah serangan teror, namun para ahli mengatakan perhelatan olimpiade menempatkan Brasil dalam risiko besar akan serangan teroris mengingat banyaknya wisatawan yang akan berkunjung untuk menyaksikan pagelaran itu.
Pihak Badan Intelijen Brasil (ABIN) sendiri tidak ingin menampik kemungkinan munculnya teror tersebut. Untuk itu, mereka pun terus bekerja mencari informasi terkait adanya ancaman keamanan tersebut.
"Semua ancaman yang terkait dengan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro secara cermat sedang diselidiki, terutama hubungan adanya ancaman terorisme," demikian pernyataan dari pihak ABIN. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap