Suara.com - Identitas satu dari dua penyerang yang menggorok leher seorang pastor lansia di sebuah gereja di Saint Etienne-du-Rouvray, telah diketahui. Lelaki tersebut bernama Adel Kermiche, seorang remaja berusia 18 tahun.
Remaja tersebut, bersama seorang rekan yang belum diketahui namanya, menyandera sang pastor 86 tahun, Jacques Hamel, bersama dua biarawati dan dua jemaat. Mereka memaksa sang pastor berlutut lalu menggorok lehernya di depan kamera.
Satu dari mereka membawa sepucuk senjata api dan seorang lainnya membawa sebuah bom tiruan dengan alat pengatur waktu. Keduanya akhirnya ditembak mati oleh polisi.
Empat sandera lainnya berhasil diselamatkan setelah satu sandera, seorang biarawati, berhasil melarikan diri dan meminta bantuan.
Jonathan Sacarabany, rekan keluarga tersangka mengatakan, Kermiche si remaja dibesarkan di sebuah permukiman di Saint Etienne-du-Rouvray. Kermiche lahir di Aljazair dan memiliki seorang saudara perempuan yang berprofesi sebagai dokter di Rouen. Ia juga memiliki seorang saudara laki-laki, serta seorang ibu yang bergelar profesor.
Jonathan mengatakan, pihak keluarga sudah menyadari bahwa Kermiche mengalami radikalisasi dan sudah memberitahu pihak berwajib terkait hal itu. Ia pun sempat ditangkap pada tahun 2015 ketika mencoba pergi ke Suriah dengan paspor saudara lelakinya.
Bulan Maret tahun ini, Kermiche pun pernah ditangkap atas tuduhan merencanakan serangan teroris. Kermiche berada di bawah pengawasan pihak berwajib. Namun, ia berhasil memanfaatkan celah keamanan berupa gelang yang diberikan polisi untuk memastikan dirinya berada di dalam rumah sepanjang waktu. Namun, karena suatu sebab, gelang tersebut tidak aktif selama lima jam sehingga ia bisa keluar dengan bebas tanpa pengawasan, demikian dikatakan seorang pejabat kepolisian yang tidak mau disebut namanya.
Jaksa Prancis, Francois Mollins, dalam sebuah pernyataan persnya mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelar penyelidikan terkait hal tersebut. Mollins juga mengatakan sudah menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.
Pada 14 Juli lalu, Prancis dilanda aksi teror. Seorang lelaki yang mengendarai sebuah truk besar menabrak dan melindas kerumunan orang di perayaan Bastille Day di Nice, hingga menewaskan 84 orang. (Independent)
Berita Terkait
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis
-
Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Review Film Dead Man's Wire: Thriller Penyanderaan Mencekam Berbasis Fakta!
-
Terungkap! Pelaku Penyanderaan Anak di Pospol Pejaten Ternyata Residivis, Pernah Dipenjara di Malaysia hingga China
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
-
Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M
-
Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan
-
Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG
-
Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi
-
MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!
-
Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra
-
Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana