Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan terkait beredar tulisan di media sosial yang mengatasnamakan Koordinator Eksekutif Kontras, Haris Azhar.
"Mengetahui seperti apa, apa benar? Ini kan harus dibuktikan, kita tidak ingin semua menjadi fitnah kalau itu sebuah kebenaran mari kita dukung," kata Boy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (29/7/2016).
Boy menambahkan bila yang disampaikan oleh Haris tersebut adanya dugaan terkait aliran dana ke institusi Polri tidak segan akan mengusut apa yang sudah beredar informasi yang sudah sampai ke masyarakat tersebut.
"Polri komitmen tidak ingin hal itu menjadi sesuatu yang berkembang. Tapi kita juga tidak ingin semua itu menjadi kebenaran," ujar Boy
"Kami ingin objektif, kita ingin tuntaskan, mudah-mudahan bisa menguak kebenaran," kata Boy.
Lanjut Boy dirinya sudah di Instruksikan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, untuk langsung bertemu oleh Haris Azhar. Menurutnya pihaknya sudah akan membuat janji untuk bertemu.
"Saya ada janjian nanti ya, beliau lagi ada kegiatan di luar kota," ujar Boy.
Tag
Berita Terkait
-
Masinton Sebut "Cerita Busuk dari Seorang Bandit" seperti Film
-
Malam Ini Kontras Beberkan "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"
-
BNN Minta KontraS Buktikan 'Cerita Busuk dari Seorang Bandit'
-
Surat "Cerita Busuk Seorang Bandit," Kapolri Jadikan Info Awal
-
"Cerita Busuk Seorang Bandit," Tito Perintahkan Temui Kontras
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum