Suara.com - Kekerasan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di belahan Eropa, kembali membangkitkan ketakutan banyak orang akan aksi terorisme.
Pro kontra pun mewarnai pemberitaan soal terorisme, khususnya di Eropa. Ada media yang bersikap konservatif dengan selalu mengkait-kaitkan aksi yang menelan korban jiwa itu dengan sebuah ajaran agama.
Akan tetapi banyak juga media yang bersikap realistis dengan tidak mengarahkan pola pikir pembacanya pada suatu ajaran tertentu. Seperti halnya yang diungkapkan pemimpin Katolik dunia, Paus Fransiskus baru-baru ini di Polandia dalam sebuah acara bertajuk Hari Kaum Muda Sedunia.
Selain meminta kaum muda untuk tidak menuding atau menyalahkan ajaran sebuah agama, Paus juga membeberkan penyebab aksi teror yang kian meresahkan masyarakat internasional saat ini.
Menurut Paus, inti atau "core" masalah tersebut terletak pada ketidakadilan ekonomi yang terjadi banyak dibelahan dunia.
"Saya tahu mengatakan ini akan berbahaya. Tapi terorisme lahir karena tidak adanya lagi pilihan. Ketika uang dijadikan Tuhan, pusat kekuatan ekonomi dunia," tukas Paus.
"Ini adalah bentuk awal dari terorisme. Ini adalah dasar dari terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Mari kita berbicara soal itu," tegasnya. (Reuters)
Berita Terkait
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan