Suara.com - Tiga partai pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan melakukan komunikasi politik dengan PDI Perjuangan dalam waktu dekat. Hal ini menyusul keputusan Ahok akan maju ke pilkada periode 2017-2022 lewat jalur partai, seperti harapan PDI Perjuangan dulu.
Tiga partai pendukung Ahok ialah Nasdem, Hanura, dan Golkar.
Partai Hanura, kabarnya akan menyambangi kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta di Tebet, Jakarta Selatan, sore nanti.
Menurut Ahok sejauh ini komunikasi partai pendukungnya dengan partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri berjalan baik.
"Ya makanya masing-masing kita ada komunikasi baik, tapi nggak tahu (kedepannya bagaimana). Yang pasti tiga parpol kan udah komitmen," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/8/2016).
Ahok senang kalau PDI Perjuangan mau mendukungnya. Tetapi, tak masalah kalau akhirnya mereka menolak mendukung dan mengusung calon sendiri. Soalnya, Ahok sudah bisa maju dengan dukungan tiga partai.
"Mereka mendukung saya tanpa macem-macem. Pamrihnya cuma satu, pengen saya bangun Jakarta. Itu saja yang dia minta. Ya sudah dia kerja saja," kata Ahok.
Terkait kekhawatiran akan ditinggalkan pendukung yang tergabung dalam Teman Ahok, Ahok yakin hal itu tidak akan terjadi karena komunikasi yang dilakukan partai dengan relawan berjalan bagus.
"Baik. Kemarin saya lihat malahan si Amalia (salah satu pendiri Teman Ahok) sudah ditunjuk kayak semacam sekretaris tiga parpol ini," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya
-
Megawati Apresiasi Panen Jagung GNTI, Produktivitas Disebut Lampaui Metode Konvensional
-
Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP
-
Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?