Suara.com - Autopsi korban penembakan di klub gay di Orlando, Florida Juni lalu sudah rampung. Hasilnya mengejutkan dan mengerikan.
Autopsi itu menunjukkan cara pelaku penembakan yang diklaim dari ISIS itu menembak para korban. Sebanyak 31 orang tewas di Klub Pulse, Orlando. Peristiwa itu disebut sebagai penembakan malam terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat.
Dalam catatan forensik, seorang gadis 18 tahun ditembak dari jarak dekat di bagian rahang. Dia ditembak sekali. Korban lain, lelaki berusia 30 tahun yang ditembak lengan kirinya dan dada. Dia juga ditembak di leher.
Selain itu di pelaku, Omar Mateen yang diberondong polisi, otopsinya pun sudah rampung. Dia ditembak di kepala, leher, dada, perut, betis kanan dan kaki kanan. Dalam tubuhnya tidak ditemukan obat terlarang dan alkolol.
Laporan autopsi itu akan menjadi salah bukti pertimbngan Departemen Kehakiman untuk kasus yang ditangani kepolisian setempat. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Buntut Penembakan Klub Gay, Florida Diguncang Isu SARA
-
Puluhan Gay Dibantai, Pendeta Ini Malah Berkomentar Negatif
-
Kena 3 Peluru, Ini Cerita Pengunjung Klub Gay Lolos dari Maut
-
Pembantai di Klub Gay Sudah Dibujuk Istri untuk Batalkan Niatnya
-
Terungkap, Pembantai Klub Gay Akrab Sekali dengan Dunia Gay
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs