Suara.com - Fakta mengejutkan tentang Omar Mateen, pembantai puluhan orang di klub gay Pulse, Orlando, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/6/2016) muncul. Ternyata, lelaki yang menghabisi nyawa 49 orang (sebelumnya diberitakan 50 orang), merupakan langganan klub, demikian kesaksian empat pelanggan klub kepada Orlando Sentinel, Senin (13/6/2016).
"Terkadang ia (Omar Mateen) datang lalu pergi ke sudut klub, lalu duduk dan minum sendirian, dan di waktu lain, ia amat mabuk sehingga berisik dan agresif," kata seorang pengunjung bernama Ty Smith.
Kepada Orlando Sentinel, Smith mengaku melihat Mateen berada di dalam klub belasan kali.
"Kami tidak pernah serius berbicara dengannya, namun saya ingat dia pernah bilang soal ayahnya beberapa kali," kata Smith. "Ia juga bilang kalau punya istri dan anak.
Seorang pelanggan klub Pulse lainnya, Kevin West, kepada Los Angeles Times mengatakan bahwa Mateen pernah mengiriminya pesan berulang kali selama setahun, menggunakan aplikasi "chatting" khusus gay.
Sejumlah pelanggan klub lainnya mengatakan kepada media lokal dan MSNBC bahwa Mateen menggunakan beberapa aplikasi gay sekaligus, termasuk Grindr. Mateen juga diketahui pernah berada di Walt Disney World pada bulan April, kata seorang manajer Disney yang enggan disebut namanya.
Istri Mateen, Noor Zahi Salman, tidak mau bekerjasama dengan pihak berwenang, demikian dikatakan seorang penegak hukum seperti dikutip Orlando Sentinel.
Empat puluh sembilan orang tewas terbunuh sementara 53 lainnya terluka dalam serangan tersebut. Kepala Biro Penyidik Federal AS (FBI) James Comey amat yakin bahwa Mateen telah diradikalisasi saat membaca atau menonton propaganda dunia maya. Ia juga menyatakan kesetiaannya kepada pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi dalam serangkaian panggilan darurat yang ia lakukan selagi beraksi. (Asia One/AFP)
Berita Terkait
-
Pelaku Penembak Klub Gay di Colorado Dituntut Kejahatan Bermotif Kebencian dan Rasial
-
Pelaku Penembakan Klub Malam Colorado Hadapi Tuduhan Pembunuhan dan Kejahatan Rasial
-
Penembakan Klub Malam Colorado: Lima Orang Tewas, Seorang Tersangka Ditahan
-
Para Pemimpin di AS Bereaksi Atas Penembakan Massal di Klub Gay Colorado
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang
-
PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel
-
PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel
-
PBB Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
-
Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK