Suara.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengapresiasi Pemerintah Kota Padang atas gencarnya pembenahan sejumlah pasar tradisional, terutama Pasar Lubuk Buaya sehingga pasar tersebut sekarang lebih tertata dan bersih dari sebelumnya.
"Dulu pasar itu terlihat kotor dan tidak terawat, bahkan jalan di depan pasar itu sering macet karena pedagang kaki lima menggunakan badan jalan untuk berjualan," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam rangka HUT ke-347 Kota Padang di Padang, Minggu.
Menurut dia sekarang Pasar Lubuk Buaya mengandung aura positif sehingga ketika melihat dan datang ke sana kita merasa nyaman karena tidak ada lagi kesemrawutan.
Ia menambahkan kemacetan di jalan raya yang berada di depan pasar pun sekarang tidak ada lagi, tidak seperti beberapa waktu lalu.
Namun, lanjutnya, ada tugas lain yang harus dikerjakan Pemerintah Kota Padang tentang pembenahan pasar yaitu pembenahan Pasar Raya Padang, Pasar Siteba, serta Pasar Bandar Buat.
"Kemacetan di Pasar Bandar Buat sudah parah dan itu mesti diselesaikan agar tidak mengganggu pengguna jalan," katanya.
Ia berharap pembenahan pasar-pasar yang ada di Kota Padang dapat selesai seperti Pasar Lubuk Buaya sehingga masyarakat dapat dengan nyaman berbelanja di pasar tersebut.
Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Zaimar mengatakan pasar-pasar yang ada di Sumbar sebaiknya meniru Pasar Lubuk Buaya, karena menurutnya pasar tersebut merupakan pasar sehat.
"Sejauh ini selain Pasar Lubuk Buaya ada pasar lain yang terlihat baik yaitu pasar di Payakumbuh, namun pasar tersebut perlu pengembangan lagi," katanya.
Ia berharap pemerintah kabupaten/kota di Sumbar membenahi pasar-pasarnya agar terlihat tertib dan bersih sehingga masyarakat dapat dengan nyaman berbelanja di pasar tersebut dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansarullah mengatakan sebagian pedagang yang berdagang di Pasar Raya Padang sudah mulai dipindahkan seiring selesainya pembangunan Pasar Inpres II dan IV serta revitalisasi pasar tahap II.
"Pada Juli lalu, pembangunan gedung Inpres III telah dimulai dengan dana Rp60 miliar dan diharapkan setelah gedung itu selesai Pasar Raya Padang dapat lebih tertata dan nyaman," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi