Suara.com - Hakan Sukur, mantan bintang sepak bola timnas Turki dikabarkan dicari pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan karena diduga terlibat dalam percobaan kudeta militer belum lama ini. Seperti dikutip biro berita Anadolu di Turki, Sukur dituding sebagai anggota kelompok teror bersenjata yang berafiliasi dengan Fethullah Gulen, dalang percobaan kudeta yang mendapat suaka dan tinggal di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Sukur pernah ditahan lantaran dituduh menghina Presiden lewat kicauannya di Twitter Februari lalu. dan diancam empat tahun kurungan penjara. Waktu itu, Sukur membantah tulisannya ditujukan untuk Erdogan. Namun, jaksa memastikan cuitannya jelas menyasar presiden.
Karir sepak Sukur diawali 1987 hingga 2007. Dia merupakan stiker timnas paling subur sepanjang sejarah sepakbola Turki. Dia sukses melesakkan 51 gol dalam 112 penampilan internasionalnya. Sukur mengkilap setelah mengantarkan turki menjadi juara ketiga di Piala Dunia 2002. Selain pernah merumput di Galatasary, Sukur juga pernah berseragama klub besar semisal Inter Milan dan Blackburn Rovers.
Tahun 2011, Sukur terjun ke politik setelah masuk partai AKP yang dipimpin Erdogan. Namun, dia mengundurkan diri pada 20013 setelah Erdogan diperiksa terkait kasus korupsi. Sukur kemudian membelot ke kubu Gulen.
Polisi sudah memeriksa kediaman Sukur di kota Isntanbul. Rumah ayah Sukur, Sermet Sukur di Sakarya juga ikut diperiksa. Namun, rumah tersebut kosong dan sudah ditinggalkan penghuninya. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
-
Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?