Tindak kriminal menghantui peserta Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Seorang anggota tim Olimpiade Inggris dilaporkan ditodong saat berjalan-jalan pada malam hari di Rio de Janeiro.
Insiden ini dilaporkan terjadi pada Selasa (16/8/2016) dini hari waktu Rio atau Rabu waktu Indonesia barat. Dan ini meningkatkan kecemasan mengenai keamanan para atlet dan turis di Rio untuk Olimpiade perdana di Amerika Selatan, yang akan berlangsung sampai 21 Agustus.
Otoritas-otoritas Olimpiade Inggris, sebagaimana dilaporkan The Guardian, sebelumnya telah menganjurkan kepada para atletnya untuk tidak berjalan-jalan di kota itu.
"Jangan meninggalkan perkampungan atlet dengan mengenakan atribut tim Britania Raya atau membawa sesuatu yang berharga kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak. Hal itu membuat Anda menjadi sasaran empuk untuk pencurian/aksi kejahatan," demikian pesan yang diterima para atlet melalui surat elektronik (surel) menurut laporan tersebut.
Surat edaran itu juga mengharuskan para atlet untuk menginformasikan kepada anggota atau manajemen tim jika meninggalkan perkampungan atlet dan berencana menginap di luar.
"Mohon lakukan hal ini Sebelum Anda pergi."
Diingatkan, Rio bukanlah lingkungan yang aman, dan level kriminalitas telah naik dalam beberapa pekan terakhir.
"Pikirkan dengan sangat cermat mengenai apakah resikonya sepadan untuk meninggalkan perkampungan atlet untuk merayakan setelah Anda selesai berkompetisi -- staf BOA/UKA tidak dapat menjamin keselamatan Anda ketika berada di luar Rumah/Sekolah/perkampungan (atlet) Britania." tambha pernyataan tersebut.
"Nasehat kuat kami adalah untuk tidak mengambil resiko dengan iklim saat ini di Rio." Laporan ini muncul setelah atlet peraih medali emas asal AS Ryan Lochte dan tiga rekan setimnya mengatakan mereka dirampok pria bersenjata yang mengenakan lencana polisi, ketika melakukan perjalanan menuju perkampungan atlet dengan menggunakan taksi pada Rabu dini hari setelah berpesta. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Penodong Senpi dan Pembakar Pencuri Ubi di Deli Serdang Ditangkap, 1 ASN
-
Menegangkan! Penyanyi Hong Kong Ditodong Pistol saat Manggung di Indonesia
-
Aksi Brutal di Jalan! Pria di Madura Todongkan Pistol ke Sopir Ambulans, Paksa Bawa Jenazah ke Rumah
-
Detik-detik Penangkapan Koboi Jalanan di Apartemen Serpong
-
Viral Koboi Arogan Naik Sedan Ngamuk Di Jalanan, Ternyata Pelat Aslinya Adalah Mobil Kijang Tua
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan