Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan presiden punya hak prerogatif untuk mengangkat kembali Arcandra Tahar menjadi Menteri ESDM. Pemerintah perlu bantu kembalikan status Arcandra sebagai warga negara Indonesia.
Arcandra sempat dipecat dari jabatan itu karena dianggap memiliki dwi kewarganegaraan. Menurutnya, orang seperti Arcandra perlu diberikan kesempatan kembali.
"Masalah itu masalah hak prerogatif presiden, diangkat enggak diangkat itu hak presiden. Yang pasti menurut saya masalah ini kan bisa di-clear-kan. Toh negeri ini harus beri kesempatan pada siapapun,"ujar Ade di DPR, Jumat (19/8/2016).
Menurutnya, anak bangsa yang memiliki keahlian dan kemampuan lebih, perlu diakomodir negara. Agar, keahliannya bisa digunakan untuk kemajuan di negara sendiri.
"Jangan kan WNI yang pribumi, orang padang, jelas agama, jelas sukunya kemudian yang bersangkutan punya keahlian dibidangnya kenapa tidak kita urus dengan baik. Agar ilmu yang didapat bermanfaat bagi bangsa ini," kata Politikus Golkar ini.
Dia menyayangkan adanya WNI yang memiliki kehebatan dan akhirnya mengabdi untuk negara lain. Seperti Arcandra, yang memiliki keahlian khusus tapi dibiarkan mengabdi di Amerika Serikat.
"Menurut saya sayang, lebih baik kita urus dengan baik kemudian beberapa kekhawatiran karena yang bersangkutan lama di AS. Katakan saja pergunakan pasport asing kita bikin saja pakta integritas. Saya yakin dia lahir di sini besar, di sini kita minta komitmen untuk bangsa ini. Kalau ada kekhawatiran. Daripada ilmunya sayang," jelas Ade.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?