Sesampainya di kampung adat, rombongan mendapatkan patung Sigale-gale dan beberapa rumah kayu adat dengan desain khas Batak. Presiden disambut tarian Sigale-gale dan Tortor Pangurason, yang dilanjutkan dengan pemakaian seperangkat pakaian adat Batak, dipandu oleh empat tokoh adat.
Pakaian adat Batak yang disematkan kepada presiden dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo adalah Hoba-hoba atau Hohop, atau Ulos Sibolang beserta tali pengikat sarung. Ada juga Ampe-ampe atau Ulos yang diselempangkan pada pundak sebelah kanan, lalu Tahuluk (topi adat) dan Sortali (ikat kepala untuk ibu negara). Presiden juga diberi Piso Halasan (pedang) dan Hajut (tas tempat sirih) untuk ibu negara. Terakhir, presiden diberikan Tunggal Panaluan atau tongkat raja.
Jokowi menyebut, keunikan budaya masing-masing suku sangat indah dan menarik bagi wisatawan. Perbedaan suku, adat istiadat, dan budaya, justru menguatkan karakter masing-masing, yang tidak perlu dipertentangkan.
"Bangsa ini dibangun dalam fondasi perbedaan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Rapidin menyampaikan terima kasihnya, karena sejak Maret 2016, presiden memutuskan untuk membangun ring road Samosir dan jembatan di salah satu daerah di Samosir. Saat ini, pembangunannya masih berproses.
"Kami juga berterima kasih atas suplai energi listrik, dari yang tadinya 5 megawatt akan menjadi 30 megawatt," lanjutnya.
Pariwisata dinilai sangat identik dengan konservasi, demi menjaganya tetap lestari dan berkelanjutan. Hal ini diamini Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.
"Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan, dan itu sudah banyak contohnya dalam pariwisata," ujar Arief.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi