Suara.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menghadiri deklarasi dukungan Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta, yang mencalonkan dirinya sebagai calon gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
Sandiaga mengenakan baju koko dan kopiah bambu layaknya mendiang pendiri PKB dan tokoh Nahdlatul Ulama Abdurrahman Wahid atau dikenal Gusdur.
Dalam sambutannya, Sandiaga menuturkan alasan memakai kopiah seperti mendiang Gusdur, ingin meniru Gusdur yang mengajarkan pluralisme.
"Saya memakai kopiah keranji yang dipakai Gusdur, yang diperkenalkan Gusdur. Karena Gusdur yang mengajarkan kita keberagaman, Bahwa Gusdur yang mengedepankan, berbeda-beda tetap satu," ujar Sandiaga dalam sambutan deklarasi di Pondok Pesantren Al Qudwah Al Muqoddasah, Cakung, Jakarta, Kamis (25/8/2017
Selain itu, Sandiaga pun terus mengenang pesan Gusdur saat dirinya menggeluti dunia bisnis.
"Gusdur juga yang mengajarkan waktu awal saya jadi pengusaha, bisa terus membangun ekonomi kita menjadi lebih sejahtera," ungkapnya.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta resmi mendeklarasikan dukungan terhadap Sandiaga Salahudin Uno menjadi calon gubernur DKI Jakarta, di Pondok Pesantren Al-Qudwah Al Muqoddas, Kayu Tinggi, Cakung, Kamis (25/8/2016).
Dalam deklarasi tersebut hadir pula Ketua DPW PAN Eko Hendro Purnomo, Ketua DPW PPP Abdul Azis, Ketua DPD Demokrat Nachrowi Ramli, Ketua DPD Partai Gerindra M Taufik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?