Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan akan ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan terhadap 177 calon haji yang diamankan oleh otoritas Filipina.
Boy mengatakan, penetapan tersangka itu akan dilakukan setelah tim investigasi pulang dari Filipina dalam waktu satu atau dua hari ke depan.
"Saya pikir demikian (dua tersangka) dan bahkan lebih ya. Karena sekali lagi gambarannya sudah ada, ada mekanisme yang harus ditempuh dimana alat bukti yang sudah diperoleh harus dilakukan gelar perkara terlebih dahulu, sebelum tersangka itu diumumkan," kata Boy di DPR, Rabu (31/8/2016).
Dua orang ini, kata Boy bertugas sebagai koordinator yang juga perwakilan dari pihak travel. Boy menerangkan, pengerucutan tersangka ini setelah dilakukan pemeriksaan dari 63 korban.
Dia menambahkan, belum menemukan keterkaitan tersangka dengan pihak pemerintah, baik imigrasi atau Kementerian Agama.
"Tentu dari hasil pemeriksaan itu seusai yang direncanakan akan gelar perkara. Saya pikir 1-2 hari karena tim baru kembali dari Manila. Jadi dalam 1-2 hari ini mereka akan gelar perkara, pasti dalam beberapa waktu kedepan penetapan tersangka akan disampaikan oleh masyarakat," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'