Suara.com - Kementerian Agama memutuskan awal Zulhijjah 1437H atau Hari Raya Idul Adha tahun ini jatuh pada Senin (12/9/2016). Keputusan diambil setelah melalui sidang isbat yang berlangsung kantor Kementerian Agama, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, petang ini.
"Kami baru selesai sidang isbat, dan 1 Zulhijjah yaitu pada Sabtu, 3 September. Sedangkan 10 Zulhijjah bertepatan dengan 12 September tahun 2016. Jadi Idul Adha diputuskan jatuh pada hari Senin 12 September," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dalam konferensi pers.
Menteri Agama berharap Idul Adha tahun ini menjadi wujud persatuan umat Islam seluruh Tanah Air. Sebab, semua organisasi masyarakat Islam yang datang pada sidang isbat satu suara dalam menentukan hari Idul Adha.
"Mudah-mudahan ini wujud persatuan umat Islam," ujar dia.
Sidang isbat bertujuan untuk menentukan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah dengan melibatkan tokoh-tokoh dan ormas-ormas Islam berdasarkan fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004. Idul Adha selalu jatuh pada tanggal 10 Zulhijjah, untuk menentukannya harus mengetahui kapal 1 Zulhijjah.
"Hasil pemaparan tim Husab Rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya bahwa hilal dilihat dari seluruh Indonesia posisinya berada di bawah ufuk, berkisar minus satu derajat sembilan menit. Secara hisab hilal mustahil bisa dilihat. Hisab ini dikonfirmasi dengan rukyah, Kemenag menunjuk sejumlah petugas di beberapa titik, tidak satupun sejumlah petugas berhasil melihat hilal," tutur dia.
Dia menambahkan dalam sidang isbat tadi diterima pandangan dari ormas Istala Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Keduanya berpandangan dengan hitungan hisab dan laporan rukyah bisa dipastikan mulai malam ini belum masuk Zulhijjah.
"Maka bulan Zulkodah diistikmalkan menjadi 30 hari," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Prabowo Mau Pidato, 103 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR
-
Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI
-
Tragedi Tambang Emas Pohuwato, PETI Disebut Tak Sekadar Pelanggaran Izin
-
Harga Mobil Listrik Murah Kia EV3: Intip Spesifikasi SUV Canggih Ini!
-
6 Zodiak Paling Ambisius, Pantang Menyerah demi Meraih Impian
-
Feng Shui Arah Rumah Menghadap Tenggara, Benarkah Magnet Rezeki?
-
IHSG Merah Jelang Pidato Prabowo, Bergerak di Level 6.200
-
Kawal Pidato Kenegaraan Prabowo, 8.095 Personel Gabungan Jaga Ketat Gedung DPR
-
Viral Festival Balon Bondowoso 2026 Kehilangan Ciri Khas, Banyak Atribut MBG Hingga Kopdes
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang